Tampilkan postingan dengan label Ratib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ratib. Tampilkan semua postingan

Sejarah Ratib Al-Haddad

Written By Mas Herman on Minggu, 06 April 2014 | 00.08

Sejarah Ratib Al-Haddad


Ratib Al-Haddad terambil dari nama penyusunnya, yaitu Al-Habib Abdullah bin alwi bin muhammad Al-Haddad. Dari beberapa banyak doa-doa dan dzikir-dzikir yang beliau karang, Ratib Al-Haddad inilah yang paling terkenal dan masyur. Ratib Al-Haddad disusun berdasarkan inspirasi, pada malam lailatul Qodar 27 Romadhon 1071 H.

Ratib Al-Haddad disusun untuk memenuhi permintaan seorang murid beliau yang bernama Amir dari keluarga Bani Sa’ad yang tinggal di Syibam salah satu perkampungan di Hadromaut, Yaman. Tujuan Amir meminta Habib Abdullah untuk mengarang Ratib, Agar diadakan suatu wirid dan dzikir dikampungnya, Agar mereka dapat mempertahankan dan menyelamatkann diri dari ajaran sesat yang sedang melanda Hadromaut ketika itu.

     
Pertama kalinya Ratib ini hanya dibaca dikampung Amir sendir,i yaitu kota Syibam setelah mendapat izin dan ijazah dari Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad sendiri. Selepas itu, Ratib ini pun dibaca di masjid Al-Hawi milik beliau yang di kota Tarim. Pada kebiasaan Ratib ini dibaca secara berjamaah setelah sholat ‘isya’.
Pada bulan Romadhon, Ratib ini dibaca sebelum sholat ‘isya ‘ untuk mengisi kesempitan waktu menunaikan sholat tarawih , dan ini adalah waktu yang telah ditartibkan Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad untuk kawasan-kawasan yang mengamalkan Ratib ini. Dengan izin Allah, kawasan-kawasan yang mengamalkan Ratib ini selamat dan tidak terpengaruh dari kesesatan tersebut.
Setelah Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad berangkat menunaikan ibadah Haji, Ratib Al-Haddad mulai dibaca di mekkah dan madinah. Al-Habib Ahmad bin Zain Al-Habsyi berkata , “Barang siapa yang membaca Ratib Al-Haddad dengan penuh keyakinan dan iman, ia akan mendapat sesuatu yang diluar dugaannya”.
Ketahuilah bahwa setiap ayat , do’a , dan nama Allah yang disebutkan didalam ratib ini dipetik dari Al-Qur’an dan Hadits Rasul SAW . bilangan bacaan disetiap doa dibuat sebanyak tiga kali , karena itu adalah bilangan ganjil (witir). Semua ini berdasarkan petunjuk Al-Habib Abdullah bin Alwi Al-Haddad sendiri . beliau menyusun dzikir-dzikir yang pendek dan di baca berulang kali, agar memudahkan pembacaannya . dzikir yang pendek ini jika selalu dibaca secara istiqomah, maka lebih utama dari pada dzikir yang panjang namun tidak dibaca secara istiqomah. semoga Allah memberkahi Pembaca Ratib ini, Amin.
00.08 | 0 komentar | Read More

Download Teks Dzikir, Ratib, Hizib dan Do'a Serta Kitab-kitab dan Terjemahannya

Written By Mas Herman on Kamis, 03 April 2014 | 20.40


Download Teks Dzikir, Ratib, Hizib dan Do'a Serta Kitab-kitab dan Terjemahannya







 Do'a Cahaya Download
 Do'a Nabi Khidir AS Download
 Do'a Nishfu Sya'ban Download
 Do'a Shalat Dhuha Download
 Do'a Sakratul Maut Download
 Do'a Shalat Hajat  Download
 Do'a Shalat Hifidh Download
 Do'a Shalat Istikharah  Download
 Do'a Shalat Tasbih & Cara Pelaksanaannya  Download
 Do'a Shalat Taubat  Download
 Hizib Bahr Download
 Hizib Nawawi Download
 Kitab Al-Arba'in An-Nawawy (Terjemahan) Download
 Ratib Al-Athos Download
 Ratib Al-Haddad Download
 Shalat Tarawih - Do'a dan Bacaan Bilal Download
 Shalawat At-Taajiyah   Download
 Wirid Syaikh Abu Bakar bin Salim Download
20.40 | 1 komentar | Read More

Pencarian Top Hitz !